Gelaran Piala Dunia 2026 telah resmi berakhir dengan menempatkan tim nasional Spanyol sebagai juara dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah. Berdasarkan laporan resmi dari pihak klub Real Madrid, para pemain mereka yang membela negara masing-masing mencatatkan performa dan pencapaian yang sangat beragam di turnamen sepak bola terakbar ini.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Keberhasilan Spanyol merengkuh trofi juara dipastikan setelah mereka menumbangkan Argentina melalui babak perpanjangan waktu di partai final. Menurut catatan pertandingan, Marc Cucurella tampil penuh di laga puncak tersebut. Skuad La Roja melangkah ke final setelah sebelumnya mengandaskan perlawanan Prancis di Dallas, di mana Cucurella juga bermain sepanjang 90 menit penuh.
Dari pantauan redaksi, prestasi gemilang juga ditorehkan oleh Jude Bellingham yang sukses mengantarkan tim nasional Inggris mengamankan tempat ketiga. Dalam laga perebutan posisi ketiga yang berlangsung sengit, Inggris menaklukkan Prancis dengan skor ketat 4-6. Bellingham yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua berhasil mencetak gol keenam bagi timnya sekaligus mengunci kemenangan Three Lions.
Sementara itu, tim nasional Prancis yang diperkuat oleh trio Kylian Mbappe, Aurelien Tchouameni, dan Ibrahima Konate harus puas menyudahi turnamen di peringkat keempat. Meskipun gagal meraih medali, Mbappe tampil luar biasa dalam laga perebutan tempat ketiga tersebut dengan melesakkan dua gol serta menyumbang satu assist bagi Les Bleus.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap fase gugur sebelumnya, beberapa pemain Real Madrid lainnya harus pulang lebih awal. Penjaga gawang Thibaut Courtois bersama Belgia dan Brahim Diaz yang membela Maroko terhenti di babak perempat final. Courtois sendiri sempat melakukan sejumlah penyelamatan krusial saat melawan Spanyol sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-70 akibat mengalami cedera.
Langkah tidak mulus juga dialami oleh Bernardo Silva bersama Portugal, serta duo Brasil, Vinicius Junior dan Endrick, yang harus tersingkir di babak 16 besar. Skuad Selecao dipaksa angkat koper setelah menderita kekalahan tipis 1-2 dari Norwegia, meskipun Vinicius Junior tampil penuh dalam pertandingan tersebut.
Menurut data statistik turnamen, bek senior Antonio Rudiger yang mengawal lini pertahanan Jerman juga harus merelakan langkahnya terhenti di babak 32 besar setelah kalah dalam drama adu penalti melawan Paraguay. Rudiger diketahui tampil militan dan bermain hingga menit ke-110 sebelum babak tos-tosan dimulai.
Nasib paling tragis dialami oleh Federico Valverde bersama Uruguay serta Arda Guler yang memimpin tim nasional Turki. Kedua pemain bintang Real Madrid ini dipastikan gugur lebih awal semenjak fase grup karena tidak mampu mengumpulkan poin yang cukup untuk melaju ke babak 32 besar.