Berdasarkan laporan dari SPORTbible, gelandang tim nasional Argentina dan Chelsea, Enzo Fernandez, akhirnya buka suara di media sosial setelah menerima gelombang kritik tajam akibat perilakunya di ajang Piala Dunia.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pemain berusia 25 tahun tersebut menjadi sorotan publik usai diusir keluar lapangan oleh wasit Slavko Vincic pada laga final melawan Spanyol. Sebelum mendapat kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap bek Spanyol Pau Cubarsi, Enzo Fernandez lebih dulu diganjar kartu kuning karena melakukan protes berlebihan.
Tak hanya insiden kartu merah di laga pamungkas, aksi provokatif Enzo Fernandez pada babak semifinal saat Argentina mengalahkan Inggris juga menuai kecaman dari para pendukung lawan. Kala itu, dirinya merayakan gol dengan menempelkan tangan di telinga serta mengunggah foto bernada ejekan dengan latar lagu "Wonderwall" milik Oasis.
Dari pantauan redaksi, Enzo Fernandez mengunggah pernyataan emosional untuk merespons kegagalan timnya di partai puncak tanpa menyinggung secara langsung berbagai kontroversi yang melibatkannya. "Seiring berjalannya waktu, Anda menyadari ada hal yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil akhir. Mengenakan jersei negara saya adalah kehormatan tertinggi dalam karier saya, dan saya akan terus memberikan segalanya," tulis Fernandez di akun media sosial miliknya.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan situasi semakin memanas karena FIFA resmi membuka investigasi disiplin terkait berbagai insiden pascapertandingan final tersebut, termasuk aksi kurang terpuji sejumlah pemain Argentina saat penyerahan piala kepada Spanyol.
Menurut pernyataan resmi Komite Disiplin FIFA, pihak berwenang telah menunjuk jaksa disiplin dan etika untuk menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik organisasi. Keterangan lebih lanjut akan disampaikan setelah laporan investigasi selesai disusun secara menyeluruh.