Presiden CONMEBOL Alejandro Dominguez mengisyaratkan sebuah perubahan besar dalam sejarah sepak bola dunia. Melalui unggahan di media sosial, ia mengindikasikan bahwa Piala Dunia 2030 di Spanyol, Portugal, dan Maroko kemungkinan besar bakal diperluas hingga melibatkan 64 tim peserta.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan kabar yang beredar, gagasan untuk memperluas format turnamen edisi abad ini sebenarnya telah dibahas sejak September lalu. Diskusi tersebut melibatkan Presiden FIFA Gianni Infantino serta Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom menyusul usulan awal dari Presiden FA Uruguay, Ignacio Alonso.
Menurut pernyataan Alejandro Dominguez di akun X miliknya usai partai final turnamen terkini, edisi berikutnya akan menjadi perayaan bersejarah. "Selanjutnya dimainkan di kandang sendiri! Pada tahun 2030, Piala Dunia hadir di Uruguay, Argentina, dan Paraguay, sebuah kesempatan besar bagi sepak bola untuk merayakan Seratus Tahun Piala Dunia dengan kompetisi yang menampilkan 64 tim," tulisnya.
Dari pantauan redaksi, Dominguez kembali menegaskan komitmennya dalam unggahan lanjutan. Ia menyatakan bahwa pihak berwenang sedang berupaya keras agar edisi peringatan satu abad ini menjadi ajang terbesar. "Ekspansi ke 48 tim telah membuktikan bahwa partisipasi yang lebih besar menghasilkan lebih banyak peluang dan mendorong perkembangan sepak bola," ujarnya.
Sebagai bagian dari peringatan 100 tahun sejak edisi perdana, tiga pertandingan pembuka Piala Dunia 2030 rencananya dihelat di Argentina, Paraguay, dan Uruguay. Secara keseluruhan, terdapat 23 stadion yang disiapkan oleh Spanyol, Maroko, dan Portugal untuk menggelar turnamen akbar tersebut.