Striker tim nasional Norwegia, Erling Haaland, mendadak viral di media sosial setelah melayangkan kritik tajam terkait kinerja wasit dan Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan perempat final Piala Dunia antara Prancis dan Maroko. Haaland menyuarakan kekesalannya menyusul momen drama penalti yang melibatkan bintang Prancis, Kylian Mbappe.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, insiden tersebut bermula ketika Kylian Mbappe dijatuhkan di kotak terlarang oleh bek Manchester United yang membela Maroko, Noussair Mazraoui. Wasit asal Argentina, Facundo Tello, menunjuk titik putih, namun proses eksekusi harus tertunda hingga tiga menit sepuluh detik karena peninjauan VAR yang sangat panjang oleh petugas di Dallas.
Menurut laporan yang dihimpun, penundaan yang memakan waktu lama tersebut membuat Mbappe tampak sangat frustrasi di lapangan. Ketika keputusan akhir tetap memberikan penalti, eksekusi Mbappe justru berhasil digagalkan oleh penjaga gawang spesialis penalti Maroko, Yassine Bounou. Sesaat setelah kegagalan itu, Mbappe terlihat mengangkat tangan dan berteriak ke arah wasit.
Erling Haaland kemudian menggunakan akun Snapchat pribadinya untuk mengomentari situasi tersebut. Bomber Manchester City itu mengunggah foto pertandingan dengan takarir menohok, "Harus menunggu 5 menit untuk mengambil penalti itu sangat terlalu lama". Unggahan ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta sepak bola dunia.
Kritik serupa juga datang dari mantan kapten Manchester United, Roy Keane, yang bertugas sebagai komentari di ITV. "Ini tidak adil, ini situasi penuh tekanan, mengapa dia harus menunggu lebih dari tiga menit? Ini tidak adil, bahkan untuk pemain kelas dunia sekalipun," ujar Keane. Ia menambahkan bahwa waktu adalah musuh bagi seorang striker dan penundaan ini justru menguntungkan tim yang dihukum.
Dari pengamatan tim redaksi, laga ini juga memicu kontroversi lain setelah FIFA menunjuk lima pejabat pertandingan yang semuanya berasal dari Argentina, termasuk wasit keempat dan asisten cadangan. Meskipun penunjukan perangkat pertandingan dari negara yang sama sudah sering terjadi di Piala Dunia kali ini, penunjukan total dari satu negara tetap memicu tanda tanya besar dari para penggemar di media sosial.