Usaha Manchester United untuk memboyong gelandang bertahan impian mereka, Aurelien Tchouameni, dipastikan menemui jalan buntu. Berdasarkan laporan terbaru dari pakar transfer terkemuka Fabrizio Romano, pemain asal Prancis tersebut telah mengambil keputusan final untuk bertahan di Real Madrid dan akan segera menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pantauan redaksi, ketertarikan Manchester United terhadap Tchouameni sebenarnya sudah berlangsung sejak April lalu. Manajemen Setan Merah bahkan sempat melakukan kontak intensif dengan agen sang pemain demi memuluskan proses kepindahan ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas ini.
Berdasarkan informasi dari jurnalis Graeme Bailey, situasi transfer ini bergerak cepat setelah Jose Mourinho ditunjuk sebagai manajer baru Real Madrid. Mourinho dengan tegas menolak kehilangan salah satu pilar pentingnya tersebut, terlebih setelah Los Blancos secara terbuka membantah ketertarikan mereka pada Enzo Fernandez dari Chelsea.
Melalui unggahan di media sosial X, Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa kesepakatan verbal telah tercapai untuk mengikat Tchouameni di Estadio Bernabeu hingga Juni 2031. "Kesepakatan dengan Man United tidak pernah nyaris terjadi karena permintaan gaji yang tinggi dan Madrid tidak pernah membuka pintu untuk kepergiannya," ujar Romano dalam laporannya.
Menurut pengamatan tim redaksi dari data yang diungkapkan jurnalis Ben Jacobs, kontrak baru ini akan membuat Tchouameni menerima gaji bersih sebesar 13 juta euro per tahun. Nilai fantastis tersebut otomatis menjadikannya sebagai salah satu pemain dengan pendapatan tertinggi di dalam skuad raksasa Spanyol itu.
Media Prancis RMC Sport juga mengonfirmasi kabar ini di sela-sela persiapan Tchouameni membela tim nasional Prancis di Piala Dunia. Kehadiran Jose Mourinho disebut-sebut menjadi faktor kunci yang mempercepat tercapainya kesepakatan antara mantan pemain Girondins de Bordeaux tersebut dengan manajemen Real Madrid.