Mantan manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate, tampaknya akan segera kembali ke dunia kepelatihan setelah dua tahun absen. Berdasarkan laporan terkini, pria berusia 55 tahun tersebut kini sedang dibidik untuk mengisi posisi pelatih kepala di tim nasional Amerika Serikat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kabar ini mencuat setelah Timnas Inggris kembali menelan pil pahit di semifinal Piala Dunia usai ditundukkan Argentina dengan skor 2-1. Kekalahan tersebut memicu kritik tajam terhadap taktik manajer Inggris saat ini, Thomas Tuchel, yang dinilai terlalu defensif di babak kedua hingga berujung pada kegagalan tim melaju ke final.
Dari pantauan redaksi, meski gelombang desakan pemecatan dari para suporter mengalir deras, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dilaporkan memilih untuk tetap mempertahankan Tuchel. Pelatih asal Jerman tersebut menegaskan komitmennya dengan menyatakan "100 persen siap melanjutkan pekerjaan" dan bertekad memimpin Harry Kane dan kawan-kawan menuju Euro 2028.
Di sisi lain, situasi kontrak Mauricio Pochettino di Amerika Serikat yang akan habis musim panas ini membuka peluang besar bagi Southgate. Pochettino sendiri gagal membawa tim tuan rumah melangkah jauh setelah digilas Belgia 4-1 di babak 16 besar Piala Dunia, dan ia enggan berspekulasi mengenai masa depannya saat ini.
Menurut tim analisis, Southgate dinilai sebagai sosok yang ideal bagi Amerika Serikat karena pengalamannya yang kaya di level internasional bersama Inggris. Selama menukangi Tiga Singa, Southgate sukses memenangi 61 dari 102 pertandingan serta membawa Inggris menjadi finalis Euro 2024 dan semifinalis Piala Dunia 2018.