Drama menyelimuti pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Inggris dan Meksiko di Stadion Azteca. Kick-off laga krusial ini terancam ditunda akibat cuaca ekstrem dan risiko badai petir yang melanda wilayah negara tuan rumah. Berdasarkan laporan terbaru sebelum laga dimulai, kedua tim sempat diinstruksikan untuk tidak melakukan perjalanan menuju stadion terlebih dahulu demi mematuhi protokol keselamatan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelumnya, ketidakpastian mengenai jadwal pertandingan telah bergulir selama beberapa hari terakhir. Sempat beredar kabar bahwa laga akan dimajukan enam jam dari jadwal semula demi menghindari cuaca buruk. Meskipun FIFA sempat menegaskan bahwa pertandingan tetap berjalan sesuai rencana awal, situasi di lapangan terus berkembang dengan cepat akibat ancaman alam tersebut.
Dari pantauan redaksi melalui laporan jurnalis di lokasi, bus yang membawa tim nasional Inggris akhirnya tiba di Stadion Azteca. Kedatangan mereka disambut dengan cemoohan serta semprotan busa dari para pendukung tuan rumah yang memadati area luar. Namun, kehadiran kedua skuad di dalam stadion tetap tidak menjamin laga dapat dimulai tepat waktu jika pihak berwenang menilai kondisi udara belum aman.
Menurut pengamatan tim redaksi, situasi ini semakin memperumit persiapan matang yang harus dihadapi oleh anak asuh Thomas Tuchel. Selain masalah ketidakpastian jadwal bertanding, tim Three Lions juga diterpa isu gangguan non-teknis, termasuk aksi suporter Meksiko yang berencana membuat kegaduhan di sekitar hotel menginap pemain untuk merusak waktu tidur malam mereka. Faktor adaptasi ketinggian di Mexico City juga dinilai menjadi beban tambahan bagi fisik pemain Inggris.
Di pihak lawan, tim nasional Meksiko bertekad memanfaatkan status tuan rumah untuk memperpanjang rekor impresif mereka di Stadion Azteca. Sejak resmi dibuka pada tahun 1966, El Tri tercatat memiliki catatan luar biasa dengan hanya mengalami dua kali kekalahan dari total 88 pertandingan yang pernah mereka mainkan di stadion megah tersebut.
Kabar potensi penundaan ini langsung memicu gelombang reaksi dari para suporter di Inggris. Hal ini dikarenakan Perdana Menteri Keir Starmer sebelumnya telah mengambil langkah khusus dengan mengizinkan pub-pub lokal tetap buka hingga dini hari agar suporter dapat menonton laga hingga selesai. Menanggapi ketidakpastian ini, para penggemar melontarkan beragam komentar jenaka di media sosial, dengan sebagian besar memilih untuk tidur sejenak sambil menunggu kepastian dari FIFA.