Gelandang andalan tim nasional Inggris, Jude Bellingham, sukses mengguncang panggung Piala Dunia setelah mencetak dua gol kilat dalam kurun waktu 98 detik ke gawang Meksiko. Berdasarkan jalannya laga di Estadio Azteca, Meksiko sebelumnya memiliki catatan impresif tanpa kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen musim panas ini, sebelum akhirnya lini pertahanan mereka runtuh di hadapan daya gedor skuad Tiga Singa.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Setelah awal pertandingan berjalan dengan tempo yang relatif tenang, Bellingham membuka keunggulan Inggris melalui sundulan terukur di tiang jauh memanfaatkan umpan silang matang dari Bukayo Saka. Dari pantauan redaksi, hanya berselang 98 detik dari gol pertama, bintang Real Madrid tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sontekan jarak dekat yang menggandakan keunggulan Inggris dalam laga krusial babak 16 besar ini.
Berdasarkan data statistik pertandingan, performa luar biasa di babak pertama ini membuat Bellingham menorehkan sejarah baru. Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia di Estadio Azteca sejak legenda Argentina, Diego Maradona, melakukannya saat melawan Belgia di babak semifinal tahun 1986 silam.
Saat Bellingham melakukan selebrasi ikoniknya di atas lapangan, para penggemar sepak bola di media sosial langsung meramaikan lini masa dengan pujian senada. Banyak fans sepakat menyebut Bellingham sebagai "pemain laga besar" sejati yang selalu hadir memberikan pembuktian di saat negaranya sangat membutuhkan kemenangan.
Menurut salah satu komentar fans di media sosial, "Jude Bellingham benar-benar pemain untuk laga besar. Umpan hebat dari Saka dan penyelesaian akhir yang fantastis." Sementara penggemar lain menambahkan bahwa pemilik nomor punggung 5 di Real Madrid tersebut terus bersinar di panggung tertinggi sepak bola dunia dan selalu memberikan pembuktian pada momen-momen krusial.
Catatan gemilang ini cukup mengejutkan mengingat sebelum putaran final Piala Dunia dimulai, posisi Bellingham di tim utama sempat diragukan karena Thomas Tuchel kerap memilih Morgan Rogers selama babak kualifikasi. Menurut pernyataan Thomas Tuchel pada awal Juni lalu, Bellingham adalah salah satu dari 14 atau 15 pemain yang berpotensi menjadi starter, dan kondisinya saat ini sangat lapar untuk bermain setelah pulih dari cedera.