Sebuah kejadian menggelitik sekaligus membingungkan mewarnai jalannya pertandingan babak 16 besar Piala Dunia antara Meksiko dan Inggris di Estadio Azteca. Dalam laga sengit yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Inggris tersebut, salah satu punggawa Meksiko kedapatan melakukan prosedur kick-off ilegal yang langsung viral di media sosial karena dianggap "melupakan" aturan dasar sepak bola.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, momen unik ini terjadi pada menit ke-61 sesaat setelah kapten Inggris, Harry Kane, berhasil mengeksekusi penalti khasnya untuk memperlebar keunggulan bagi skuad asuhan Thomas Tuchel. Diduga karena terlalu panik dan terburu-buru untuk mengejar ketertinggalan, pemain Meksiko yang mengambil tendangan mula justru menyentuh bola dua kali (double-touch) dan menggiringnya sendiri ke depan tanpa mengoper ke rekan setimnya.
Melihat pelanggaran yang tidak biasa tersebut, wasit Alireza Faghani tidak memiliki pilihan lain selain meniup peluit dan memberikan tendangan bebas bagi Inggris tepat di garis tengah lapangan. Dari pengamatan tim redaksi, insiden ini memicu gelombang komentar jenaka dari para penggemar di media sosial yang menyamakan aksi tersebut dengan kompetisi sepak bola anak-anak usia dini.
Pertandingan itu sendiri berlangsung sangat dramatis sejak menit pertama. Inggris sempat unggul cepat lewat dua gol kilat Jude Bellingham hanya dalam waktu 98 detik di babak pertama, sebelum Julian Quinones memperkecil ketertinggalan Meksiko sebelum turun minum. Laga semakin menegangkan setelah bek Inggris, Jarell Quansah, diganjar kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Jesus Gallardo setelah peninjauan VAR.
Menurut laporan pertandingan, Meksiko sempat memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui penalti Raul Jimenez pada menit ke-69. Meskipun harus bermain dengan 10 orang dan menghadapi tekanan bertubi-tubi selama 11 menit tambahan waktu, Inggris berhasil mempertahankan keunggulan mereka dan memastikan diri lolos ke babak perempat final.
Setelah pertandingan usai, suasana ruang ganti Inggris tampak sangat meriah. Harry Kane bahkan sempat kehilangan suaranya saat melakukan sesi wawancara dengan BBC karena terlalu bersemangat menyanyikan lagu "Wonderwall" milik Oasis. "Suara saya habis. Ini pertandingan yang gila, kami harus berjuang habis-habisan. Saya baru saja bernyanyi di sana dan sekarang tidak bisa berbicara," ujar Kane sambil tertawa.