Kilas balik ke tahun 2010, Timnas Spanyol yang bertabur pemain bintang berhasil menembus final Piala Dunia dan meraih trofi setelah menumbangkan Belanda lewat gol dramatis Andres Iniesta di babak perpanjangan waktu. Berdasarkan pantauan redaksi, setelah 16 tahun berlalu, generasi baru La Roja yang awalnya kurang diunggulkan kini berhasil mengulang sejarah dengan melangkah ke partai puncak kompetisi sepak bola termausk di bumi.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Meskipun nama-nama pemain saat ini tidak sepopuler generasi emas terdahulu, tim asuhan Luis de la Fuente memiliki motivasi tinggi untuk menyamai pencapaian pendahulu mereka. Menurut pengamatan tim redaksi, skuad Spanyol saat ini memiliki tekad kuat untuk mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah sepak bola mereka.
Terdapat beberapa kemiripan yang cukup mencolok antara kedua generasi ini. Salah satunya adalah kontinuitas skuad, di mana kedua tim sama-sama datang ke Piala Dunia dengan status sebagai juara Piala Eropa yang diraih dua tahun sebelumnya. Dari pengamatan tim redaksi, kesuksesan di level regional terbukti menjadi modal penting bagi mentalitas juara mereka.
Pada skuad juara tahun 2010, hanya ada tiga pemain di starting XI yang tidak masuk dalam tim Piala Eropa 2008. Sementara itu, berdasarkan data pertandingan semifinal melawan Prancis, hanya ada dua pemain yang bukan merupakan bagian dari skuad juara di Jerman 2024. Hal ini menunjukkan konsistensi pemilihan pemain yang sangat matang dari tim kepelatihan.
Menariknya, skuad Spanyol 2026 yang berisi 26 pemain ini memiliki rata-rata usia yang lebih tua dibandingkan dengan tim pilihan Vicente del Bosque pada 2010 silam, yakni 27,8 tahun berbanding 26,7 tahun. Namun, dari segi pengalaman internasional, skuad saat ini kalah berpengalaman dengan rata-rata 33 caps dibandingkan dengan generasi 2010 yang mengoleksi rata-rata 56 caps.
Menurut catatan statistik, sebelum menembus babak final tahun ini, Spanyol belum pernah lagi memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia sejak mereka mengangkat trofi di Afrika Selatan. Catatan 37 pertandingan tak terkalahkan dari pasukan Luis de la Fuente saat ini juga sangat mengesankan dan berhasil menyamai rekor dunia milik Italia, meskipun catatan itu tidak menghitung kekalahan adu penalti dari Portugal di final Nations League tahun lalu.
Selain itu, tim Matador saat ini juga tercatat sebagai tim pertama yang berhasil mencetak enam clean sheet dalam satu edisi Piala Dunia. Dengan statistik pertahanan yang luar biasa kokoh serta lini serang yang efektif, perbandingan antara starting XI tahun 2010 dan 2026 menjadi perdebatan menarik mengenai siapa yang terbaik di antara kedua generasi emas tersebut.