Devins Real Madrid Devins Real Madrid
/home / internasional / Vingegaard Rebut Jersey Kuning di...
INTERNASIONAL

Vingegaard Rebut Jersey Kuning di Etape Pembuka Tour de France

Jonas Vingegaard saat memacu sepedanya dalam etape team time trial Tour de France di Barcelona

Jonas Vingegaard saat memacu sepedanya dalam etape team time trial Tour de France di Barcelona

Pembalap asal Denmark, Jonas Vingegaard, langsung tancap gas dan sukses mengamankan jersey kuning pada etape pembuka Tour de France. Keberhasilan ini diraih setelah timnya tampil dominan dalam sesi team time trial yang berlangsung sengit dan penuh tekanan.

Berdasarkan laporan jalannya lomba, Vingegaard menyelesaikan rute sepanjang 19,6 kilometer tersebut dengan catatan waktu 21 menit 47 detik. Pembalap berusia 29 tahun itu unggul delapan detik dari andalan Italia, Filippo Ganna, yang memperkuat tim asal Britania Raya, Netcompany Ineos Cycling.

Sementara itu, sang favorit juara, Tadej Pogacar, harus puas menyudahi etape pertama ini di posisi ketiga. Berpacu untuk UAE Team Emirates-XRG, pembalap asal Slovenia tersebut terpaut 12 detik di belakang Vingegaard.

Menurut pantauan redaksi, Pogacar yang kini menginjak usia 27 tahun mengusung misi besar di Prancis. Ia berambisi menyamai rekor sebagai pembalap paling sukses dalam sejarah Tour de France, bersanding dengan para legenda seperti Jacques Anquetil, Eddy Merckx, Bernard Hinault, dan Miguel Indurain.

Dari pengamatan tim redaksi di lokasi, atmosfer panas kota Barcelona menyelimuti gelaran Grand Depart wilayah Katalonia ini. Etape pertama yang menyajikan format team time trial setelah absen selama tujuh tahun ini memaksa setiap tim berkendara dalam formasi berantai demi melindungi pembalap utama mereka dari hambatan angin.

Vingegaard menunjukkan bahwa dirinya telah kembali ke bentuk performa terbaiknya setelah sempat mengalami kecelakaan hebat pada tahun 2024 yang mencederai paru-parunya. Sebagai bagian dari proses kebangkitannya, ia bahkan sukses menjuarai Giro d'Italia dan Vuelta a Espana sebelum turun di ajang ini.

"Ini adalah awal yang sempurna bagi kami. Saya pribadi merasa sangat luar biasa bisa kembali mengenakan jersey kuning setelah apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir," ujar Vingegaard selaku penggawa Visma-Lease a Bike.

Di sisi lain, hasil ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi Pogacar. Meski selisih waktu belum terlalu lebar, ia menyadari bahwa rival terberatnya di era modern ini telah kembali ke puncak performa demi menjegal ambisinya merengkuh gelar Tour de France kelima.

Selain persaingan ketat di papan atas, pembalap Belgia, Remco Evenepoel, yang membela Red Bull-Bora-Hansgrohe finis di peringkat kelima dengan selisih 19 detik. Sedangkan harapan publik tuan rumah Prancis bertumpu pada talenta muda 19 tahun, Paul Seixas dari Decathlon-CMA CGM, yang finis di posisi kesepuluh.

Kini publik Prancis berharap banyak pada generasi baru mereka. Pasalnya, berdasarkan catatan sejarah, belum ada lagi pembalap asal Prancis yang mampu memenangkan ajang bergengsi Tour de France sejak kejayaan Bernard Hinault pada tahun 1985 silam.

// TOPICS
#tour_de_france #jonas_vingegaard #tadej_pogacar #balap_sepeda #barcelona #giro_d'italia
Tim Jurnalis & Analis Real Madrid

Redaksi Devins Real Madrid terdiri dari jurnalis sepak bola yang bersemangat, analis taktik, dan sejarawan klub yang berdedikasi untuk menyajikan berita Real Madrid paling lengkap dan terpercaya. Dari berita transfer terbaru hingga analisis taktik mendalam, serta laporan eksklusif dari balik layar Los Blancos, kami siap melayani para madridista di seluruh Indonesia.