Siapa yang mengira petenis wildcard asal Britania Raya, Arthur Fery, mampu menembus babak perempat final Wimbledon tahun ini? Bahkan sang pemain sendiri tampaknya tidak percaya dengan pencapaian tersebut. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Fery yang saat ini menduduki peringkat 114 dunia, sempat tertangkap kamera menunjukkan ekspresi terkejut yang luar biasa setelah menumbangkan petenis unggulan Bulgaria, Grigor Dimitrov, di babak 16 besar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kini, petenis berusia 23 tahun tersebut mengemban misi besar untuk melangkah lebih jauh ke babak semifinal. Berdasarkan jadwal pertandingan, Arthur Fery akan menantang petenis tangguh asal Italia yang merupakan unggulan kesembilan, Flavio Cobolli, pada laga sengit yang digelar hari Rabu ini.
Flavio Cobolli yang berusia 24 tahun tentu bukan lawan yang mudah bagi Fery. Dari pantauan redaksi, Cobolli merupakan runner-up French Open bulan lalu dan sempat mencapai perempat final Wimbledon tahun lalu, yang membuktikan bahwa dirinya memiliki adaptasi dan performa luar biasa di atas lapangan rumput.
Menurut analisis dari pakar BBC Sport, Jamie Murray, posisi Fery kali ini memang tidak diunggulkan di atas kertas. "Arthur masih memulai pertandingan ini sebagai underdog jika melihat perbedaan peringkat dan pengalaman di level tertinggi. Namun, ia telah membuktikan diri sebagai pemain lapangan rumput yang hebat dan mampu memberikan banyak tekanan berbeda bagi lawannya," ujar Jamie Murray.
Sebelum duel akbar di Centre Court ini dimulai, banyak pihak yang mulai membedah taktik apa saja yang harus diterapkan oleh Fery untuk bisa meredam agresivitas Cobolli. Jika berhasil menang, Arthur Fery akan mengukir sejarah baru sebagai pria Britania Raya kelima yang mampu mencapai babak empat besar Wimbledon sejak era Open di tahun 1968.